BeritaDaerah

Dorong Investasi Perumahan, Perkimtanhub Polman Tekankan Percepatan RTRW

×

Dorong Investasi Perumahan, Perkimtanhub Polman Tekankan Percepatan RTRW

Sebarkan artikel ini
Foto kegiatan pemilihan ketua Forum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Polman, Rabu (23/9/2026).

POLEWALI MANDAR — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mendorong percepatan penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk mendukung pengembangan perumahan dan kawasan permukiman, termasuk memberikan kepastian bagi para pengembang.

Kepala Dinas Permukiman, Perumahan, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Polman, Andi Afandi, mengatakan, kepastian tata ruang menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan sektor perumahan.

Menurutnya, RTRW yang tuntas akan memberikan kejelasan mengenai kawasan yang dapat dikembangkan untuk pembangunan perumahan serta wilayah yang tidak diperbolehkan untuk pembangunan.

“Sekarang kita fokus bagaimana RTRW itu bisa tuntas, sehingga lahan-lahan yang bisa dibangun perumahan itu bisa jelas, di mana bisa membangun dan di mana bisa tidak,” ujarnya.

Ia mengatakan, persoalan RTRW tersebut berkaitan dengan rencana pengembangan pembangunan BTN. Karena itu, percepatan penyelesaian RTRW Polman dinilai penting agar para pengembang memiliki kepastian dalam menentukan lokasi pembangunan.

“Percepatan proses RTRW sangat dinanti oleh para pengembang ini,” katanya.

Menurutnya, kepastian tata ruang juga dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim pengembangan perumahan yang lebih jelas. Dengan demikian, rencana pembangunan dapat disesuaikan dengan peruntukan lahan dan ketentuan tata ruang yang berlaku.

Selain persoalan RTRW, Forum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Polman diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak, termasuk pengembang, akademisi, pihak perizinan, media, serta pemangku kepentingan lainnya.

Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan sektor perumahan dan kawasan permukiman.

“Dengan adanya Forum PKP, kami harapkan ini bisa menjadi wadah untuk memberikan masukan dan saran kepada pemerintah, bagaimana kebijakan-kebijakan di sektor perumahan dan kawasan permukiman itu bisa semakin menjawab tantangan-tantangan dan masalah-masalah yang dihadapi ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum PKP Polman H. Nuju Leo turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membahas persoalan perumahan dan kawasan permukiman di Polewali Mandar.

Forum PKP diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi untuk mempertemukan pemerintah, pengembang, akademisi, media, dan pihak terkait guna membahas kebutuhan serta tantangan pengembangan perumahan.

Percepatan RTRW Polman menjadi salah satu agenda penting untuk memberikan kejelasan mengenai arah pengembangan kawasan, sehingga pembangunan perumahan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan ketentuan tata ruang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *