AdvertorialDaerah

Bupati Polman Sentil Budaya Birokrasi Berbelit-belit saat Lantik ASN Jabatan Fungsional dan Pengawas

×

Bupati Polman Sentil Budaya Birokrasi Berbelit-belit saat Lantik ASN Jabatan Fungsional dan Pengawas

Sebarkan artikel ini
Foto Bupati Polman, Samsul Mahmud Melantik Ratusan ASN Pejabat Fungsional dan Pengawas di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Jumat (6/11/2026).

POLEWALI MANDAR – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, mengambil sumpah dan melantik 162 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti budaya birokrasi yang berbelit-belit dan meminta aparatur sipil negara (ASN) mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan ASN tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polman. Kegiatan itu disaksikan Wakil Bupati Polman, Sekretaris Daerah (Sekda), para staf ahli, asisten Sekda, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Polman.

Dari total 162 PNS yang diambil sumpahnya, sebanyak 157 orang dilantik dalam Jabatan Fungsional Ahli Pertama dan satu orang dalam Jabatan Pengawas.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa menjadi PNS bukan sekadar memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, melainkan mengemban amanah dan tanggung jawab untuk mengabdi kepada bangsa, negara, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Menjadi PNS bukan sekadar memperoleh status sebagai pegawai pemerintah. Menjadi PNS berarti menerima amanah dan tanggung jawab untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan terutama melayani masyarakat,” ujar Samsul Mahmud.

Ia mengingatkan para ASN yang baru dilantik agar menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Menurut Samsul, nilai-nilai BerAKHLAK tidak boleh hanya menjadi slogan atau formalitas administrasi, tetapi harus tercermin dalam perilaku, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik sehari-hari.

Dalam arahannya, Bupati Polman menyampaikan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian para PNS, yakni menjaga integritas dan kejujuran, mengutamakan pelayanan masyarakat, serta memastikan setiap program pemerintah memberikan dampak nyata.

Terkait pelayanan publik, Samsul secara khusus meminta ASN meninggalkan pola kerja yang berbelit-belit dan tidak membiarkan masyarakat menunggu tanpa kepastian.

Ia menegaskan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani. Karena itu, setiap aparatur dituntut bekerja profesional, responsif, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar jabatan dan kewenangan yang diberikan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Menurutnya, keberhasilan kinerja pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan atau besarnya anggaran yang terserap. Hal terpenting adalah sejauh mana program pemerintah mampu menjawab kebutuhan dan menyelesaikan persoalan masyarakat.

Bupati Samsul Mahmud juga memaparkan bahwa sekitar 30 persen PNS yang dilantik bertugas pada sektor kesehatan dan pendidikan. Kedua sektor tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Polewali Mandar.

Sementara sekitar 40 persen lainnya bertugas pada bidang administrasi dan manajemen yang mendukung fungsi perencanaan, tata kelola keuangan, serta pengawasan pemerintahan.

Di akhir sambutannya, Samsul meminta seluruh ASN memperkuat koordinasi dan kerja sama antarorganisasi perangkat daerah. Ia menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Hilangkan ego sektoral. Perkuat kerja sama antarperangkat daerah. Kita harus bekerja sebagai satu kesatuan pemerintahan demi memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *