POLEWALI MANDAR – Seorang pria berinisial NA (34) diamankan polisi setelah diduga menganiaya sopir pete-pete, SA (51), di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Korban mengalami luka terbuka pada bagian dahi setelah diduga dipukul menggunakan kunci roda mobil. Korban kemudian mendapat penanganan medis di Puskesmas Wonomulyo.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, polisi telah mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti berupa kunci roda yang diduga digunakan dalam penganiayaan.
“Penganiayaan itu menyebabkan korban menderita luka terbuka pada bagian dahi dan telah mendapat penanganan medis di Puskesmas,” kata Sandy, dikutip dari keterangan kepolisian.
Peristiwa tersebut bermula ketika SA sedang berada di atas mobil pete-pete miliknya sambil menunggu penumpang.
Tiba-tiba NA datang dan menghampiri korban. Pelaku kemudian menanyakan kepada korban terkait seseorang yang disebut Ta’no.
Pelaku diduga menanyakan apakah korban merupakan orang yang sebelumnya memukul Ta’no. Korban membantah tuduhan tersebut.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling tarik dan saling dorong antara keduanya. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga memukul korban menggunakan kunci roda.
Pukulan tersebut mengenai bagian dahi korban hingga menyebabkan luka terbuka.
Polisi menduga NA melakukan penganiayaan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras jenis ballo.
Setelah kejadian, personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Polman bersama Polsek Wonomulyo mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku diduga melakukan pemukulan dalam pengaruh minuman keras jenis ballo. Pelaku telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Polman untuk penanganan selanjutnya,” ujar Sandy.
Polisi juga mengamankan kunci roda yang diduga digunakan sebagai alat untuk memukul korban. Selain itu, petugas mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan.
Aksi tersebut turut terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat terduga pelaku datang berboncengan dengan seorang perempuan menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian menghampiri korban yang berada di atas mobil pete-pete.
Pelaku tampak berusaha menarik korban turun dari kendaraan hingga terjadi ketegangan. Perempuan yang datang bersama pelaku sempat berupaya menghalangi.
Keduanya kemudian terlihat terlibat tarik-menarik hingga terjatuh dan mengenai sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.
Saat ini, terduga pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Polman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban diarahkan membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum.














