POLEWALI MANDAR – Kepala Kejaksaan Negeri Polewali, Nurcholis, menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Masukan tersebut telah disampaikan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar beberapa hari lalu.
“Kami di Kejaksaan mendukung dan mensupport pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD. Itu yang kemarin dibahas dalam rapat Forkopimda,” kata Nurcholis ke awak media, Rabu (1/72026).
Nurcholis mengatakan, Kejaksaan selama ini telah memberikan dukungan kepada pemerintah daerah melalui berbagai program, salah satunya di bidang kesehatan.
“Kalau kami di Kejaksaan sudah terbukti membantu dalam bidang kesehatan melalui program Kejari Posyandu Mandiri, bukan sekadar Posyandu binaan,” ujarnya.
Selain itu, Ia mengusulkan agar pemerintah daerah memperkuat tata kelola aset melalui kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan, sehingga pihaknya dapat memberikan pendampingan dan pandangan hukum terkait pengelolaan parkir serta penataan pedagang kaki lima yang memanfaatkan aset milik pemerintah daerah.
“Agar kita bisa turun langsung mendampingi bersama instansi terkait, bagian aset, satpol pp dan kepolisian,” Terangnya.
Menurutnya, penertiban juga perlu dilakukan terhadap aset-aset yang diperjualbelikan di kawasan Pasar Wonomulyo.
Namun, ia mengaku masih menemukan kendala dalam proses penertiban aset, terutama terkait data yang berasal dari bagian aset pemerintah daerah.
“Yang paling penting adalah ketegasan pemerintah daerah dalam menertibkan aset-aset itu sebagai bagian dari upaya menambah PAD,” tegasnya.
Kajari juga menyoroti masih banyak potensi PAD di Polewali Mandar yang belum tergarap maksimal karena pemanfaatan aset belum terdata dan terawasi dengan baik.
Untuk itu, ia mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih aktif menghadirkan inovasi dalam pengelolaan aset dan tidak hanya berfokus pada aspek administratif.
“Banyak potensi PAD yang kita tidak tahu siapa yang menikmati. Perlu ada keberanian dan inovasi. Jangan hanya ingin jabatan, tetapi tidak menjalankan tugas. OPD harus aktif,” Tuturnya.
Ia menambahkan, masukan yang disampaikannya dalam rapat Forkopimda mendapat respons positif dari Bupati Polewali Mandar.
Menurutnya, pemerintah daerah menyambut baik berbagai saran yang diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola aset dan optimalisasi PAD.














