Advertorial

Usai Reses, Rahmat Ichwan Bahtiar Tinjau Langsung Jembatan Gantung Rusak di Matakali

×

Usai Reses, Rahmat Ichwan Bahtiar Tinjau Langsung Jembatan Gantung Rusak di Matakali

Sebarkan artikel ini
Usai menyerap aspirasi masyarakat melalui reses, Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Rahmat Ichwan Bahtiar turun langsung mengecek kondisi jembatan gantung rusak yang selama ini dikeluhkan warga Desa Bunga-Bunga dan Desa Duampanua.

POLEWALI MANDAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Komisi III Bidang Pembangunan sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulbar, Rahmat Ichwan Bahtiar, meninjau langsung kondisi jembatan gantung rusak yang menghubungkan Desa Bunga-Bunga dan Desa Duampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.

Peninjauan dilakukan usai Rahmat Ichwan Bahtiar melaksanakan kegiatan reses di Desa Bunga-Bunga. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi jembatan gantung yang telah lama rusak dan belum mendapatkan perbaikan.

Didampingi Kepala Desa Bunga-Bunga, tokoh masyarakat, dan sejumlah petani, Rahmat menuju lokasi jembatan dengan menggunakan sepeda motor milik warga. Akses menuju lokasi hanya dapat dilalui kendaraan roda dua karena berada di kawasan pertanian yang cukup jauh dari permukiman warga.

Menurut masyarakat setempat, jembatan gantung tersebut merupakan akses vital yang selama ini digunakan untuk mengangkut hasil pertanian serta menunjang aktivitas warga sehari-hari. Namun, kondisi jembatan yang semakin rusak membuat mobilitas masyarakat terganggu, terutama saat musim panen.

Gambar Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Rahmat Ichwan Bahtiar Reses mendengarkan aspirasi warga Matakali.

Warga mengaku usulan perbaikan jembatan telah beberapa kali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa maupun kecamatan. Meski demikian, hingga kini perbaikan belum juga terealisasi.

Setibanya di lokasi, Rahmat Ichwan Bahtiar langsung meninjau kondisi fisik jembatan dan melihat sejumlah kerusakan yang membuat infrastruktur tersebut tidak lagi berfungsi secara optimal.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Sulbar yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, ia menilai kondisi jembatan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil yang dihadapi warga sekaligus menjadi bahan dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur masyarakat melalui jalur pemerintahan dan pembangunan daerah.

Masyarakat berharap adanya perhatian pemerintah terhadap perbaikan jembatan gantung tersebut agar akses penghubung antardesa kembali normal dan dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga di Kecamatan Matakali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *