AdvertorialBeritaPolitik

Golkar Polman Perkuat Konsolidasi, Targetkan Struktur Mengakar hingga Desa di Dapil 1

×

Golkar Polman Perkuat Konsolidasi, Targetkan Struktur Mengakar hingga Desa di Dapil 1

Sebarkan artikel ini
Foto Muscam Golkar Binuang-Polewali di Sekretariat DPD II Partai Golkar Polman, Selasa (4/8/2026).

POLEWALI MANDAR, — Partai Golkar memperkuat konsolidasi organisasi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) di wilayah Dapil 1, Golkar menargetkan struktur partai semakin solid dan mengakar hingga tingkat desa dan kelurahan.

Muscam Golkar digelar di Sekretariat DPD II Partai Golkar Polewali Mandar sebagai bagian dari agenda penataan dan penguatan struktur organisasi.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pemilihan pimpinan kecamatan, tetapi juga momentum memastikan mesin partai bergerak hingga ke tingkat akar rumput.

Setiap desa dan kelurahan mengutus satu perwakilan yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan pimpinan kecamatan. Calon yang memperoleh suara terbanyak selanjutnya ditetapkan sebagai pimpinan kecamatan Partai Golkar.

Agenda tersebut dibuka Ketua DPD II Partai Golkar Polewali Mandar, H. Masri Bahari. Dihadiri Ketua Kosgoro Sulawesi Barat, H. Jupri Mahmud, yang memberikan dukungan terhadap penguatan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan.

Bendahara Umum DPD II Partai Golkar Polewali Mandar sekaligus anggota DPRD Polewali Mandar Dapil 1, Basir, mengatakan penguatan struktur hingga tingkat desa menjadi salah satu target utama Muscam.

Menurutnya, struktur partai yang kuat harus dibangun dari bawah agar komunikasi dan koordinasi antara pengurus dan masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

“Targetnya yang paling utama bagaimana supaya Golkar ini seperti lambangnya, mengakar dari kecamatan, kabupaten, sampai ke desa,” ujar Basir.

Basir menegaskan konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurut dia, Muscam menjadi bagian dari strategi menjaga soliditas kader sekaligus memperkuat eksistensi Partai Golkar di Polewali Mandar.

“Ini bukan hanya seremonial. Kita ingin struktur ini betul-betul berjalan sampai ke bawah dan kader bisa bergerak bersama,” katanya.

Penguatan struktur di Dapil 1 menjadi penting karena wilayah konsolidasi mencakup sejumlah desa dan kelurahan dengan basis masyarakat yang cukup besar.

Kecamatan Binuang terdiri atas 9 desa dan 1 kelurahan, yakni Kelurahan Amassangan serta desa-desa seperti Batetangnga, Kuajang, Tonyaman, Rea, Mirring, Amola, dan wilayah lainnya.

Sementara itu, Kecamatan Polewali memiliki 9 kelurahan, yakni Darma, Manding, Madatte, Pekkabata, Takatidung, Lantora, Sulewatang, Wattang, dan Polewali.

Dengan struktur yang menjangkau seluruh wilayah tersebut, Golkar ingin memastikan komunikasi politik dan organisasi tidak berhenti di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Perwakilan dari desa dan kelurahan yang hadir dalam Muscam diharapkan menjadi penghubung antara struktur partai dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Basir menyebut pengurus kecamatan yang nantinya terpilih memiliki tugas penting untuk menggerakkan kader dan memastikan konsolidasi organisasi berjalan secara berkelanjutan.

“Harapannya, pimpinan kecamatan yang terpilih bisa bekerja maksimal, menggerakkan kader, dan memperkuat struktur sampai ke desa,” ujarnya.

Muscam Golkar Binuang–Polewali di Sekretariat DPD II ini menjadi bagian dari upaya membangun mesin organisasi yang lebih terstruktur.

Bagi Golkar, struktur yang kuat di tingkat bawah menjadi modal penting untuk menjaga soliditas partai sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat Polewali Mandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *