KriminalPolisi

Tiga Remaja Terduga Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diamankan Polisi

×

Tiga Remaja Terduga Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Sumber foto: Humas Polres Polman

POLRES POLMAN — Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim dan Unit IV Satintelkam Polres Polewali Mandar mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis busur di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial AR (14), MR (15), dan R (17). Mereka diamankan di lokasi berbeda pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.

Kasus tersebut bermula saat korban bernama Imran (35), warga Dusun Kampung Toa, Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, melintas di Jalan Poros Polman–Majene, tepatnya di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, sekitar pukul 01.00 WITA.

Saat itu korban yang hendak menuju tokonya menggunakan sepeda motor sempat mendahului para pelaku. Tidak lama kemudian, korban dibusur hingga mengalami luka di bagian belakang tubuhnya.

Korban sempat mengejar pelaku, namun pelaku kembali melakukan pembusuran ke arah korban sehingga korban menghentikan pengejaran dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan ketiga remaja yang diketahui masih berstatus pelajar tersebut.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa dua unit telepon genggam merek OPPO dan Redmi C51.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap aksi pembusuran dilakukan secara berboncengan menggunakan sepeda motor Beat Street warna putih. Polisi juga menduga salah satu pelaku merupakan pembuat busur yang digunakan dalam aksi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis busur. Dari hasil penyelidikan, personel gabungan berhasil mengamankan para terduga pelaku tanpa perlawanan,” kata Budi Adi.

Saat ini para terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Polman untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih memburu satu terduga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *