BeritaPendidikan

DWP Sulbar Perkuat Pendampingan ATS

×

DWP Sulbar Perkuat Pendampingan ATS

Sebarkan artikel ini
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Daerah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat pendampingan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS)

MAMUJU – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Daerah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat pendampingan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui kegiatan monitoring dan penyaluran bantuan pendidikan di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan anak-anak yang telah kembali ke bangku sekolah tetap melanjutkan pendidikannya serta memperoleh pendampingan secara berkelanjutan.

Monitoring dilakukan dengan mengunjungi langsung anak-anak penerima manfaat untuk melihat perkembangan belajar mereka sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang masih diperlukan agar mereka tidak kembali putus sekolah.

Dalam kunjungan itu, DWP Sulbar menyalurkan bantuan tunai untuk pembelian seragam Pramuka dan pakaian olahraga bagi anak-anak ATS.

Selain itu, paket sembako juga diberikan kepada keluarga penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar, sehingga beban ekonomi keluarga dapat berkurang dan anak-anak dapat lebih fokus melanjutkan pendidikan.

Perwakilan DWP Provinsi Sulawesi Barat, Adriyah Noor, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi DWP Sulbar Bidang Pendidikan bersama Disdikbud Sulbar dalam mendukung percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat melanjutkan pendidikan,” ujar Adriyah.

Menurutnya, keberhasilan penanganan ATS tidak hanya diukur dari jumlah anak yang kembali bersekolah, tetapi juga dari kemampuan semua pihak untuk memastikan mereka bertahan hingga menyelesaikan pendidikannya.

Salah seorang penerima manfaat, Natasya, mengaku bersyukur karena kini dapat kembali belajar setelah sempat berhenti sekolah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang telah membuka kesempatan bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan.

“Saya sangat bersyukur karena bisa kembali sekolah. Walaupun sebenarnya sudah tertinggal dari angkatan saya, sekarang saya bisa belajar lagi bersama teman-teman,” kata Natasya.

Program pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus menekan angka putus sekolah.

Melalui kolaborasi antara DWP Sulbar, Disdikbud Sulbar, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak anak memperoleh kembali haknya atas pendidikan dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *