BeritaDaerah

Upaya Tekan Banjir di Polewali, Lintas Instansi Keruk dan Bersihkan Drainase

×

Upaya Tekan Banjir di Polewali, Lintas Instansi Keruk dan Bersihkan Drainase

Sebarkan artikel ini
Sumber foto: Amri Makkaruba

POLEWALI MANDAR — Pemerintah Kecamatan Polewali menggelar kerja bakti membersihkan saluran drainase di kawasan Alun-Alun Kota Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (8/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan menyusul genangan yang kerap muncul di kawasan pusat kota saat hujan deras mengguyur. Pembersihan difokuskan pada saluran drainase sepanjang sekitar dua kilometer, mulai dari Jalan HOS Cokroaminoto hingga Jalan Manunggal dan kawasan Pacuan Kuda.

Dalam kegiatan itu, petugas mengangkat sampah, lumpur, dan endapan sedimen yang menutup aliran air. Sejumlah jembatan di atas drainase juga dibongkar karena dinilai mempersempit saluran dan menghambat kelancaran arus air.

Kerja bakti tersebut melibatkan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polewali Mandar, Kodim 1402 Polman, Kompi IV Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulbar, Satpol PP, UPTD Damkar Polman, staf Kecamatan Polewali, pemerintah Kelurahan Pekkabata dan Madatte, komunitas Mandar Jip Federation (MJF), serta warga sekitar.

Camat Polewali Masrullah mengatakan, pembersihan difokuskan pada titik-titik drainase yang selama ini mengalami pendangkalan akibat timbunan sedimen.

“Minimal dalam skala kecil kita bisa mengurangi banjir. Sasaran utama kami adalah drainase yang tertutup sedimen karena itu menjadi salah satu penyebab utama genangan,” kata Masrullah kepada wartawan, Jumat.

Menurut dia, saluran drainase di depan deretan rumah toko di sejumlah titik mengalami pendangkalan cukup parah. Selain itu, beberapa bangunan jembatan disebut mempersempit badan drainase sehingga aliran air tidak lancar ketika debit meningkat.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menyebabkan air mudah meluap ke badan jalan dan menggenangi kawasan sekitar Alun-Alun Polewali, terutama di wilayah Kelurahan Pekkabata dan Madatte.

Sekretaris Daerah Polewali Mandar Nursaid Mustafa yang turut memantau kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat.

“Kerja bakti ini menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah ancaman banjir, khususnya di kawasan Alun-Alun Kota Polewali,” ujar Nursaid.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin. Menurutnya, pengendalian banjir tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

Nursaid juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke saluran drainase karena hal itu menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air di kawasan perkotaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *