POLEWALI MANDAR — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, turun langsung memantau kondisi jembatan ambruk di Dusun Pussepang, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Rabu (6/5/2026).
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang selama ini menghubungkan sedikitnya empat kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar.
Kerusakan jembatan berdampak langsung pada mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, hingga akses pelajar menuju sekolah.
Dalam peninjauan di lokasi, Bupati Polman Samsul Mahmud menyampaikan keprihatinannya atas kerusakan infrastruktur yang dinilai sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
“Sebagai bupati, tentu saya sangat prihatin melihat kondisi jembatan ini. Ini merupakan akses penting yang berkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Polewali Mandar, Husain Ismail, beserta jajaran teknis terkait.

Samsul Mahmud menegaskan telah menginstruksikan Dinas PU agar segera melakukan penanganan awal.
Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penyediaan jalur alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama untuk memastikan pelajar tetap dapat berangkat ke sekolah.
“Saya sudah instruksikan kepada Kadis PU beserta jajarannya untuk segera menangani jembatan ini. Penanganan awal difokuskan pada penyediaan jalur alternatif, khususnya untuk anak-anak yang akan pergi ke sekolah,” katanya.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga mulai menyiapkan perencanaan teknis pembangunan ulang jembatan agar dapat segera kembali difungsikan.
“Insyaallah, pemerintah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan jembatan ini dengan cepat,” tambah Samsul.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempercepat langkah-langkah penanganan sambil menunggu proses pembangunan kembali jembatan di Pussepang agar akses warga kembali normal.














