POLEWALI MANDAR — Momentum Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Polewali Mandar dimanfaatkan Bupati H. Samsul Mahmud untuk menyerukan pentingnya silaturahmi dan kebersamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Seruan itu disampaikan saat pelaksanaan salat Idulfitri di Lapangan Pancasila Pekkabata, Kecamatan Polewali, Sabtu (21/3/2026), yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai wilayah.
Menurut Samsul Mahmud, Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat solidaritas sosial.
“Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan membangun kembali kebersamaan,” kata Samsul.
Ia menegaskan, nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah.
Samsul juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Polewali Mandar yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,88 menjadi 70,71, sementara angka kemiskinan turun dari 15,66 persen menjadi 14,02 persen.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan 99,34 persen. Layanan di RSUD Hajjah Andi Depu juga diperkuat dengan dukungan 58 dokter spesialis.
Selain itu, program perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan telah menjangkau 39.376 warga, termasuk pekerja rentan. Di bidang tata kelola pemerintahan, indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencapai 4,00 dengan predikat sangat baik.
Menurut Samsul, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Pembangunan membutuhkan kebersamaan. Dengan kolaborasi, kita bisa mendorong Polewali Mandar menjadi daerah yang lebih maju dan inklusif,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun pada momentum Lebaran dapat menjadi energi kolektif untuk mempercepat pembangunan daerah.








