PERPADI Sulbar dan Polman Berbagi, 2 Ton Beras Disalurkan untuk Masyarakat Pesisir

Foto kegiatan penyaluran beras ke warga pesisir di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Polewali Mandar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERPADI (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan bantuan sosial berupa 2 ton beras kepada masyarakat pesisir di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dalam momentum bulan suci Ramadan 2026.

Bantuan tersebut masing-masing disalurkan sebanyak 1 ton beras di Desa Pambusuang dan 1 ton di Desa Karama. Program bertajuk “PERPADI Berbagi” ini menyasar masyarakat kurang mampu yang terdampak kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Ketua DPD PERPADI Sulbar, Ajbar, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para pengusaha penggilingan dan beras terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

“Kami memahami bahwa kondisi ekonomi saat ini masih kurang baik. Apalagi di bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat meningkat. Karena itu, kepedulian harus terus ditumbuhkan, terutama bagi warga yang ekonominya masih terbatas,” ujarnya.

Menurut Ajbar, para pengusaha yang tergabung dalam PERPADI ingin memastikan kehadiran mereka tidak hanya sebatas pelaku usaha, tetapi juga bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PERPADI Polman, Hamzah Syamsuddin, menilai Ramadan sebagai momentum tepat untuk berbagi dan memperkuat solidaritas.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Ini kesempatan kami untuk berbagi dengan harapan mendapat keberkahan dan pahala yang berlipat ganda,” katanya.

Bendahara DPD PERPADI, H. Sabaruddin, menegaskan bahwa bantuan 2 ton beras tersebut merupakan sumbangan murni dari anggota PERPADI.

“Beras ini murni dari anggota PERPADI yang kami teruskan kepada masyarakat yang berhak menerima. Semoga dapat membantu kebutuhan pokok warga selama menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari warga penerima manfaat, terutama masyarakat pesisir yang mengandalkan sektor informal dan perikanan sebagai sumber penghidupan.

Melalui program PERPADI Berbagi, para pengusaha penggilingan padi dan beras di Sulawesi Barat berharap kepedulian sosial terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *