POLMAN, DELIK SULBAR – Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Fatahuddin, merespons keluhan warga Dusun Tibakan, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, terkait kesulitan mendapatkan air bersih.
Legislator Pohon Beringin itu memberikan bantuan pribadi berupa mesin pompa air dan 150 batang pipa untuk membantu mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan ke tempat penampungan warga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kesulitan sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang selama ini harus berjuang mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Ilham, mengungkapkan bahwa kesulitan air di wilayahnya sudah berlangsung jauh sebelum musim kemarau. Warga harus menempuh jarak sekitar 600 meter dari permukiman menuju sumber mata air di pegunungan.
Menurut Ilham, kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari mandi, memasak, hingga menggunakan air untuk berwudu.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan pribadi Pak Dewan, kami bisa mandi sepuasnya, memasak air, BAB, dan yang paling penting untuk berwudu karena airnya bersih sekali dan jernih,” ungkap Ilham.
Ia menjelaskan, selama ini warga bahkan telah berupaya mencari sumber air melalui pengeboran hingga kedalaman sekitar 30 meter. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Akibatnya, warga terpaksa mengambil air dari Basseang, meskipun kondisi airnya dinilai kurang bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami di sini kesusahan air. Mau dibor sampai kedalaman 30 meter juga tidak dapat air. Jadi, sebelumnya kami hanya bisa mendapatkan air dari Basseang yang tidak bersih,” bebernya.
Ilham menyebutkan, sekitar 50 KK kini dapat memanfaatkan air yang ditampung di lokasi tersebut. Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan lanjutan melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi secara berkelanjutan.
“Kami berharap tahun depan ada lagi bantuan SPAM untuk menampung air tersebut, sehingga masyarakat bisa terus menikmati air bersih,” harapnya.
Sementara itu, Fatahuddin mengatakan dirinya langsung merespons laporan warga setelah menerima telepon dari masyarakat Dusun Tibakan. Ia kemudian membeli mesin pompa air berkapasitas besar serta 150 batang pipa untuk mendukung penyaluran air dari sumber mata air menuju tempat penampungan.
Menurut legislator Partai Golkar tersebut, bantuan itu merupakan upaya untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih yang selama ini mereka alami.
“Mudah-mudahan tahun depan ini bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan SPAM, sehingga masyarakat di wilayah ini bisa menikmati air bersih,” ujar Fatahuddin.
Warga berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih layak dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat Dusun Tibakan dapat terpenuhi tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mengambil air.














