POLMAN, DELIK SULBAR – Camat Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Muhammad Yunus menggerakkan aksi kerja bakti membersihkan tumpukan sampah di pesisir Pantai Sappoang, tepatnya di perbatasan Kelurahan Masangan dan Desa Mirring, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi Gerbang Binuang (Gerakan Bersama Membangun Binuang), melalui kolaborasi program Gerbang Hijau dan Gerbang Destinasi yang berfokus pada kebersihan lingkungan serta pengembangan kawasan wisata.
Camat Binuang, Muhammad Yunus, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, pemerintah desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas pencinta alam hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Yunus, kerja bakti ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata.
“Kami tidak mempersoalkan dari mana sampah ini berasal. Yang terpenting, bagaimana kita bersama-sama membersihkannya,” ujar Yunus.

Ia mengungkapkan, tumpukan sampah di kawasan tersebut di antaranya berkaitan dengan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha, termasuk sampah berupa tempurung kelapa. Karena itu, pelaku UMKM turut dilibatkan agar tumbuh kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam aksi tersebut, masyarakat membersihkan sampah secara manual. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman juga memberikan dukungan dengan menerjunkan tim kebersihan atau Tim Orange untuk membantu proses pembersihan dan pengangkutan sampah.
Yunus menyebutkan, sekitar empat armada disiapkan untuk mendukung pengangkutan sampah hasil kerja bakti tersebut.
Ia berharap, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara konsisten.
“Kami berharap ini bukan hanya seremonial. Antusiasme masyarakat hari ini menjadi modal penting agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan bisa terus berlanjut,” katanya.
Yunus menambahkan, gerakan tersebut juga sejalan dengan misi ketujuh Bupati Polewali Mandar dalam mewujudkan daerah yang lebih baik.
Melalui Gerbang Binuang, pemerintah kecamatan berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM semakin kuat untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Binuang.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Mirring, Sarianto, mengatakan kegiatan kerja bakti tersebut tidak terlepas dari dukungan dan fasilitas yang diberikan pemerintah kecamatan. Dukungan itu dinilai mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan.
“Dengan adanya dukungan dari Pak Camat, masyarakat juga lebih bersemangat untuk bergotong royong membersihkan sampah yang ada di sini,” ujar Sarianto.
Ia menduga, sampah yang menumpuk di kawasan pesisir tersebut tidak hanya berasal dari masyarakat setempat, tetapi juga kemungkinan dibuang oleh warga dari luar wilayah.
Menurutnya, salah satu kendala yang perlu mendapat perhatian adalah keterbatasan tempat pembuangan sementara (TPS), sehingga penanganan sampah di kawasan tersebut membutuhkan solusi bersama.
Meski demikian, Sarianto menyebut penumpukan sampah di lokasi itu baru terjadi kali ini. Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian bersama, terutama dalam pengelolaan sampah yang berasal dari aktivitas usaha di sekitar kawasan pesisir.
Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan pesisir semakin meningkat, sehingga kawasan Pantai Sappoang tetap terjaga dan berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Polewali Mandar.















