POLMAN, DELIK SULBAR – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, membagikan ribuan masker kepada pengendara di kawasan Traffic Light Pancasila, Kabupaten Polman, Senin (19/10/2026).
Aksi sosial ini dilakukan sebagai upaya membantu melindungi masyarakat dari risiko gangguan pernapasan akibat kabut asap yang masih menyelimuti sebagian wilayah Polewali Mandar.
Kasat Lantas Polres Polman, IPTU Jamaluddin, mengatakan pembagian masker dipusatkan di Traffic Light Pancasila karena kawasan tersebut memiliki arus lalu lintas yang cukup padat dan banyak dilalui pengguna jalan.
“Di lokasi ini lalu lintas cukup padat dan banyak pengguna jalan yang melintas. Karena itu, kami memusatkan pembagian masker di sini,” ujar Iptu Jamaluddin.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Sat Lantas Polres Polman terhadap kesehatan masyarakat, menyusul kondisi kabut asap yang masih terlihat di sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam pelaksanaannya, Sat Lantas Polres Polman berkolaborasi dengan insan media untuk membagikan ribuan masker kepada para pengguna jalan.
Menurut Jamaluddin, pengendara sepeda motor menjadi salah satu sasaran utama karena mereka beraktivitas langsung di jalan raya sehingga berpotensi terpapar kabut asap selama perjalanan.
“Pengendara, terutama roda dua, jika tidak dilengkapi masker akan lebih mudah terpapar kabut asap,” jelasnya.
Jamaluddin menambahkan, kegiatan pembagian masker tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Pihaknya berencana melanjutkan kegiatan serupa di lokasi lain dengan kembali melibatkan rekan-rekan media.
“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan. Semoga bisa dilakukan di tempat lain dengan menggandeng teman-teman media,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Polman mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan saat berkendara, terutama ketika kondisi udara terdampak kabut asap.
Penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah perlindungan, disertai upaya mengurangi paparan asap dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.















