POLEWALI MANDAR — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Polman, Kamis (10/9/2026).
Konsolidasi 16 kecamatan ini menjadi langkah awal PKB Sulawesi Barat memperkuat struktur partai sekaligus membidik kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Polman, Hj. Jumiaty A. Mahmud, mengatakan PKB Sulawesi Barat menargetkan “pecah telur” dengan meraih kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
“Program khusus untuk kami di Sulawesi Barat yaitu bagaimana pecah telur di DPR RI, termasuk melalui Ketua DPW kami,” kata Jumiaty.
Menurut Jumiaty, seluruh 16 kecamatan di Polman telah mengikuti Musancab. Penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan ranting menjadi fokus utama untuk menjaga soliditas partai.
“Yang paling menjadi program utama yaitu bagaimana PKB tetap solid,” ujarnya.
Musancab yang berlangsung di kediaman Jumiaty tersebut dibuka Ketua DPW PKB Sulawesi Barat, KH Muhammad Syibli Sahabuddin.
Syibli mengatakan penataan struktur PKB hingga tingkat ranting ditargetkan rampung pada 2026. Dengan demikian, mulai 2027 partai dapat lebih fokus mempersiapkan Pemilu 2029.
“Di tahun 2027 tidak ada lagi berbicara struktur, karena pada saat itu kita sudah mulai berbicara tentang persiapan menuju Pemilu 2029,” kata Syibli.
Ia mengatakan pengurus DPAC akan dievaluasi. Pengurus yang aktif dipertahankan, sementara struktur yang kurang aktif dapat dilakukan penyegaran.
“Yang memang aktif tetap kita pertahankan. Yang tidak terlalu aktif, kita melakukan perubahan pengurus di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Jumiaty menyebut setiap DPAC PKB akan memiliki 21 anggota. Pengukuhan kepengurusan akan dilakukan setelah rangkaian Musancab di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat selesai.
Sekretaris DPW PKB Sulbar, Dr Ahmad Al Yakin, menambahkan struktur DPAC juga memperhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen.
“Pada prinsipnya yang ingin kita bangun bersama adalah harapan. PKB ini didirikan oleh para ulama dan semangat itulah yang harus menjadi kekuatan kita bersama,” ujarnya.
Syibli dalam kesempatan tersebut turut menyinggung sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat dan peran tokoh serta ulama dalam proses tersebut. Ia juga menegaskan identitas PKB sebagai partai yang didirikan oleh para ulama.
“Partai Kebangkitan Bangsa didirikan oleh para ulama. Ini yang harus menjadi semangat kita bersama,” tuturnya.
Jumiaty berharap konsolidasi tersebut semakin memperkuat persatuan PKB dari tingkat DPC, DPAC hingga ranting.
“Harapan kami sebagai pengurus dan sebagai orang PKB yaitu bagaimana kita menjadi PKB yang solid, PKB yang bersatu, PKB yang nomor satu,” tegasnya.
Musancab PKB Polman menjadi salah satu tahapan konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2031.














