POLEWALI MANDAR – Bencana longsor melanda dua wilayah di Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (14/5/2026) sore.
Longsor dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 Wita.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Polewali Mandar, longsor terjadi di Desa Katimbang dan Kelurahan Matangnga. Material lumpur dan kayu menerjang permukiman warga hingga menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan serta akses jalan tertutup.
Di Desa Katimbang, sebanyak 40 kepala keluarga terdampak. Tercatat 40 unit rumah terdampak, dengan tiga unit rumah mengalami kerusakan.
Selain itu, satu unit gedung SMA ikut terdampak longsor. Area persawahan seluas sekitar 1 hektare dan perkebunan campuran sekitar 3 hektare juga terkena dampak.
Sementara di Kelurahan Matangnga, sebanyak 40 kepala keluarga terdampak. Sebanyak 40 unit rumah terdampak dan satu unit rumah mengalami kerusakan. Longsor juga berdampak pada lahan pertanian warga, yakni sawah sekitar 50 are dan perkebunan campuran sekitar 1 hektare.
BPBD Polewali Mandar memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kondisi cuaca yang masih diguyur hujan menjadi kendala dalam proses penanganan dan pendataan di lapangan.
Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) BPBD Polewali Mandar saat ini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, serta pihak kecamatan untuk pendataan awal dan penanganan darurat.
“Untuk sementara akses jalan masih tertutup lumpur dan material kayu yang terbawa longsor,” tulis BPBD Polewali Mandar dalam laporan resminya.
Laporan sementara ini disampaikan oleh BPBD Kabupaten Polewali Mandar melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik TRC-PB.














