POLEWALI MANDAR – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyumbangkan gajinya selama 10 bulan untuk Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga saat menghadiri wisuda santri dan santriwati pondok pesantren tersebut, Kamis (14/5/2026).
Sumbangan tersebut disampaikan langsung Samsul Mahmud di hadapan para santri, orang tua, tokoh agama, dan tamu undangan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan pesantren di Kabupaten Polewali Mandar.
“Ini dengan ikhlas dan semoga berkah serta bermanfaat untuk pengembangan pondok pesantren,” ujar Samsul Mahmud.
Selain menyerahkan bantuan pribadi, Bupati Polman juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mendukung keberadaan pondok pesantren melalui regulasi yang lebih kuat, termasuk dorongan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Karena hari ini juga kita hadir di pesantren, itu membuktikan bahwa komitmen kami sangat jelas,” katanya.
Ia menjelaskan, selama ini bantuan terhadap pondok pesantren kerap terkendala persoalan administrasi dan regulasi. Karena itu, pemerintah daerah mendorong adanya payung hukum agar dukungan terhadap pesantren dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Bantuan kepada pondok pesantren harus memiliki regulasi yang jelas supaya tidak terganggu dengan aturan dan administrasi,” lanjutnya.
Samsul Mahmud juga mengakui kondisi anggaran pemerintah daerah saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi hampir di seluruh daerah, baik kabupaten maupun provinsi.
“Untuk anggaran pemerintah daerah sendiri kita belum bisa berbuat banyak karena kondisi efisiensi anggaran, dan hampir semua kabupaten maupun provinsi mengalami hal yang sama,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap berupaya hadir dan memberikan perhatian terhadap pengembangan pondok pesantren melalui berbagai langkah dan dukungan yang memungkinkan.
Dalam sambutannya, Samsul Mahmud juga memberikan motivasi kepada para santri yang diwisuda. Ia menilai wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.
“Jadilah penyejuk di tengah panasnya keadaan, jadilah penengah saat terjadi perbedaan, dan jadilah generasi yang membuat orang lain merasa tenang dengan kehadiran kalian,” pesannya kepada para santri.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat, Adnan Nota, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Bupati Polewali Mandar dalam mendukung pengembangan pondok pesantren.
Menurutnya, komitmen Samsul Mahmud terhadap pembangunan daerah, khususnya di lingkungan pesantren, tidak perlu diragukan lagi.
“Komitmen Pak Bupati sudah tidak diragukan lagi. Beliau ikhlas dan penuh berkah dalam membangun Kabupaten Polewali Mandar, khususnya di lingkungan pondok pesantren,” ujar Adnan Nota.
Kegiatan wisuda santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga itu berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan wali santri serta tokoh masyarakat.














