Polewali Mandar,— Upaya percepatan reformasi birokrasi di Kabupaten Polewali Mandar terus diperkuat melalui digitalisasi layanan aparatur sipil negara (ASN).
Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Aco Musaddad HM, memaparkan 10 strategi digitalisasi ASN dalam kegiatan Dialog Kinerja di BKPSDM Polman, Senin (20/4/2026).
Strategi tersebut meliputi pengembangan super apps e-BKPSDM, penerapan paperless office berbasis cloud, serta integrasi data melalui konsep “Satu Data ASN” guna meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan kepegawaian.
Selain itu, penguatan sistem merit juga menjadi fokus melalui pembentukan talent pool dan assessment center digital untuk mendukung promosi jabatan yang objektif dan akuntabel.
Aco Musaddad turut menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN melalui Learning Management System (LMS), program knowledge sharing, serta inovasi layanan BKPSDM Mobile Service yang menjangkau wilayah terpencil. Untuk menjaga integritas, diusulkan penerapan early warning system dan whistleblowing system.
Tak hanya itu, transformasi ini juga mengedepankan budaya kerja inovatif berbasis kearifan lokal “Sipamandaq” serta monitoring kinerja berbasis dashboard digital.
Dengan langkah ini, BKPSDM Polewali Mandar diharapkan mampu menciptakan ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.















