Daerah

100 Hari Kerja Bupati Polman: Prioritaskan Layanan Publik dan Penanganan Sampah

×

100 Hari Kerja Bupati Polman: Prioritaskan Layanan Publik dan Penanganan Sampah

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar — Mengawali masa kepemimpinannya, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud langsung merancang program prioritas untuk 100 hari kerja pertama.

Fokus utama tertuju pada peningkatan layanan publik dan percepatan penanganan sampah, dua isu yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam apel perdana yang digelar di halaman Kantor Bupati pada Senin (3/3/2025), Samsul menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perubahan nyata.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk berkolaborasi demi mewujudkan Polman yang lebih bersih, tertata, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Samsul menekankan pentingnya reformasi birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memangkas proses administrasi yang berbelit dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan transparan.

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik tanpa dipersulit. Kita harus ubah pola pikir birokrasi, dari yang dilayani menjadi melayani,” ujar Samsul dalam sambutannya.

Ia juga menginstruksikan pembentukan kanal pengaduan yang mudah diakses warga, sebagai sarana untuk melaporkan kendala atau ketidaksesuaian dalam pelayanan. Dengan begitu, pemerintah bisa merespons lebih cepat dan memberikan solusi yang tepat sasaran.

Selain layanan publik, persoalan sampah menjadi tantangan yang ingin segera diselesaikan. Samsul mengarahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah, mulai dari penyediaan TPS yang memadai, pengaktifan bank sampah, hingga menggalakkan gerakan kebersihan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

“Persoalan sampah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Kita harus bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan akan menjadi cerminan kualitas hidup warga Polman. Oleh karena itu, gerakan ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya di lapangan.

Untuk merealisasikan program ini, Samsul mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN, pelaku usaha, dan komunitas lokal, untuk bersinergi membangun Polman.

Ia optimistis, jika semua pihak bekerja sama, perubahan positif dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“100 hari pertama ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan Polman yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menghadapi tantangan dan membawa daerah ini maju ke depan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *