BeritaKeagamaanPolitik

Amiruddin: PKB Kehilangan Sosok Panutan Anangguru Kyai Syibli Sahabuddin

×

Amiruddin: PKB Kehilangan Sosok Panutan Anangguru Kyai Syibli Sahabuddin

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Wakil Ketua DPRD Polman, Amiruddin, mengenang Anangguru Kyai Syibli Sahabuddin sebagai sosok panutan dalam kehidupan politik, keagamaan, dan bermasyarakat.

DELIKSULBAR.COM, POLMAN — Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar (Polman) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Amiruddin, menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Anangguru Kyai Syibli Sahabuddin.

Kepergian ulama besar yang dikenal kharismatik tersebut menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PKB dan masyarakat Polewali Mandar.

Amiruddin, yang juga mantan Ketua DPC PKB Polman, mengenang Anangguru Kyai Syibli sebagai sosok panutan yang mewariskan banyak keteladanan, baik dalam dunia politik, kehidupan keagamaan, maupun dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Menurut Amiruddin, almarhum merupakan figur yang memberikan contoh nyata melalui akhlak, pemikiran, dan pengabdiannya kepada masyarakat.

Nilai-nilai positif yang dicerminkan almarhum, kata dia, merupakan warisan berharga yang patut dijaga dan dilanjutkan oleh generasi penerus.

Bagi keluarga besar PKB, Anangguru Kyai Syibli bukan sekadar tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan partai, tetapi juga sosok yang mengajarkan keteladanan melalui sikap, perilaku, serta komitmennya dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang mengenal dan merasakan langsung keteladanannya.

Amiruddin berharap nilai-nilai kebaikan yang diwariskan Anangguru Kyai Syibli tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjalani kehidupan sosial, keagamaan, dan politik.

Sebagai bagian dari keluarga besar PKB, Amiruddin turut mendoakan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.”Tutur Amiruddin.amir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *