POLEWALI – Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Aco Musaddad HM, menyebut Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Polewali Mandar sebagai role model pendidikan yang sukses mengintegrasikan Iman dan Taqwa (IMTAQ) dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
Pernyataan tersebut disampaikan saat mewakili Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, dalam acara penamatan dan perpisahan siswa kelas XII MAN 2 Polewali Mandar di Kecamatan Matakali.
Dalam sambutannya, Aco Musaddad memberikan apresiasi atas kepemimpinan Kepala Madrasah, Bungarosih, yang dinilai berhasil membawa madrasah meraih berbagai prestasi hingga tingkat nasional.
Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian para siswa, terutama yang berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di MAN 2 Polewali Mandar mampu bersaing secara nasional.
Aco Musaddad juga menegaskan bahwa visi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mencetak sumber daya manusia unggul telah diimplementasikan secara nyata di lingkungan madrasah.
Ia menilai, jika standar pendidikan seperti yang diterapkan di MAN 2 Polman dapat direplikasi di sekolah lain, maka target Indonesia Emas 2045 akan lebih mudah tercapai.
Dalam kesempatan itu, ia turut membacakan amanat tertulis Bupati Polewali Mandar yang memuat empat pesan penting bagi para lulusan.
Pertama, menjadi pembelajar sepanjang hayat karena kelulusan merupakan awal dari perjalanan baru. Kedua, menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan adab. Ketiga, berani bermimpi besar serta beraksi nyata untuk kemajuan daerah. Keempat, senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai sumber keberkahan hidup.
Acara penamatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Agama, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar, Syamsul, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Polewali Mandar, Imran Kalyubi, bersama jajaran lainnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pembacaan puisi serta apresiasi kepada Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat dan Kantor Kementerian Agama Polewali Mandar atas sinergi dalam memajukan pendidikan berbasis keagamaan di daerah tersebut.(Rls)














