Bupati Polman Lantik Anggota BPD Dua Desa, Tekankan Peran Pengawasan dan Penyaluran Aspirasi Warga

Gambar pelantikan BPD di Ruang Kerja Bupati Polman H. Samsul Mahmud.

Polewali Mandar – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari dua desa, yakni Desa Ugi Baru dan Desa Tuttula, Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Polman menekankan pentingnya peran BPD dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintahan desa serta menyalurkan aspirasi masyarakat.

Pelantikan anggota BPD tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Polewali Mandar lantai III dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat sebagai bagian dari penguatan kelembagaan desa dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Samsul Mahmud mengucapkan selamat kepada para anggota BPD yang baru dilantik. Ia berharap para anggota BPD dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Alhamdulillah kita dapat hadir pada pelantikan anggota BPD dari dua desa, yaitu Desa Ugi Baru dan Desa Tuttula. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik serta bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Samsul Mahmud.

Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis dalam sistem pemerintahan desa. Selain menjadi mitra kepala desa, BPD juga memiliki fungsi penting dalam mengawasi pengelolaan anggaran desa serta menyalurkan aspirasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Bupati Polman juga meminta para anggota BPD agar aktif mendengar dan menampung aspirasi warga, sehingga berbagai kebijakan pemerintah desa dapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“BPD adalah lembaga yang sangat penting di desa. Selain melakukan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran desa, BPD juga menjadi penyalur aspirasi masyarakat serta terlibat dalam pembahasan peraturan desa,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan para anggota BPD untuk memahami kondisi sosial masyarakat di desanya masing-masing, termasuk persoalan kemiskinan dan berbagai tantangan pembangunan lainnya. Hal tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan desa dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak sembilan anggota BPD dilantik, terdiri dari lima anggota BPD Desa Tuttula hasil pemilihan serta empat anggota BPD Desa Ugi Baru yang merupakan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Polewali Mandar, Alimuddin, berharap anggota BPD yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik serta membangun hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah desa.

Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis sebagai mitra kepala desa dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa. Karena itu, komunikasi dan kerja sama yang baik sangat diperlukan agar berbagai aspirasi masyarakat dapat terwujud melalui program pembangunan desa.

Alimuddin juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BPD agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas antara BPD dan pemerintah desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *