POLRES POLMAN – Personel Polsek Tapango bersama Bhabinkamtibmas, aparat pemerintah desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran lahan perkebunan di Dusun Tuttula, Desa Tuttula, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (26/10/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WITA tersebut menghanguskan lahan perkebunan seluas kurang lebih satu hektare yang ditumbuhi pohon jati.
Mendapatkan informasi adanya titik api, personel Polsek Tapango bersama Bhabinkamtibmas Desa Tuttula, Briptu Mahyuddin, segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas bersama aparat pemerintah desa dan masyarakat sekitar langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WITA. Setelah api padam, petugas bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Adapun lahan yang terbakar diketahui milik Sardin (46) dan Hania (55), yang keduanya berprofesi sebagai petani di Desa Tuttula, Kecamatan Tapango.
Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan jarak sekitar 100 meter dari permukiman warga serta berdekatan dengan area pemakaman masyarakat setempat. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Tapango Imbau Masyarakat Waspada Karhutla
Kapolsek Tapango, IPTU Muhammad Ishak, mengapresiasi kerja sama personel kepolisian, aparat pemerintah desa, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran lahan di Desa Tuttula, personel Polsek Tapango bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan respons cepat seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WITA,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas hingga mengancam permukiman warga,” tegasnya.
Hingga saat ini, personel Polsek Tapango bersama aparat pemerintah desa dan masyarakat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran susulan.
Melalui sinergi tersebut, Polsek Tapango menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan warga, dan kelestarian lingkungan.
Polisi Bersama Masyarakat, Bersinergi Mencegah Karhutla demi Keselamatan Bersama.
Humas Polres Polman














