POLEWALI MANDAR — Jalan penghubung Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Mamasa ambles sepanjang 12 meter di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (26/2/2026).
Amblesnya badan jalan tersebut dipicu curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat struktur tanah tidak lagi mampu menahan debit air.
Di lokasi kejadian, bagian sisi jalan tampak longsor dan menyisakan jurang sedalam sekitar delapan meter dari bahu jalan. Situasi tersebut dinilai membahayakan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Petugas telah memasang garis polisi di sepanjang sisi jalan yang ambles sebagai tanda peringatan agar pengguna jalan mengurangi kecepatan dan lebih waspada.
Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polewali Mandar, Abu, mengatakan hujan deras menjadi faktor utama penyebab amblesnya jalan.
“Penyebab amblasnya jalan sepanjang 12 meter ini karena faktor curah hujan cukup tinggi selama beberapa hari terakhir,” kata Abu kepada wartawan.
Ia menjelaskan, daya dukung tanah di lokasi kejadian sudah melemah akibat tingginya intensitas hujan. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pipa saluran air alami yang mengalami kerusakan atau pecah di sekitar titik ambles.
Menurut dia, jika tidak segera ditangani, kondisi jalan berpotensi semakin parah dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kondisi saat ini sangat rawan. Kami berharap pihak terkait segera melakukan penanganan,” ujarnya.
BPBD merekomendasikan penanganan awal dengan pemasangan bronjong penahan untuk mencegah pergerakan tanah lebih lanjut. Pengguna jalan dari arah Polewali Mandar maupun Mamasa diimbau tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.







