NasionalismePolisi

Kasat Binmas Polres Polman Hadiri Rapat Komisi Irigasi, Bahas Antisipasi Dampak El Nino

×

Kasat Binmas Polres Polman Hadiri Rapat Komisi Irigasi, Bahas Antisipasi Dampak El Nino

Sebarkan artikel ini

POLRES POLMAN — Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar turut mendukung upaya pemerintah daerah mengantisipasi potensi dampak El Nino berkepanjangan yang dapat memengaruhi ketersediaan air irigasi dan sektor pertanian.

Dukungan tersebut disampaikan Kasat Binmas Polres Polewali Mandar AKP M. Rustan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi Irigasi Kabupaten Polewali Mandar di Aula Dinas PUPR Polman, Rabu (30/9/2026).

Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu membahas penyusunan dan penetapan pola tanam tahun 2026–2027 di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

Selain itu, forum tersebut membahas langkah antisipasi terhadap potensi dampak El Nino berkepanjangan, terutama menyangkut ketersediaan dan distribusi air irigasi bagi sektor pertanian.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Kepala Bappeda Ahmad Farid, Kepala Dinas PUPR Husain Ismail, Kepala Dinas BUMTARNAK Muhammad Jumadil, Kasat Pol PP Arifin Halim, Kepala BNPB Andi Chandra, para kepala UPTD wilayah Polman, serta para ketua GP3A.

Dalam rapat, Dinas BUMTARNAK akan melakukan inventarisasi dan pemutakhiran data mengenai keberadaan, keaktifan, serta kelembagaan seluruh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kabupaten Polewali Mandar.

Sementara itu, Dinas PUPR, Bappeda, dan Dinas BUMTARNAK sepakat memperkuat koordinasi terkait data teknis, perencanaan, hingga pengusulan anggaran untuk peningkatan dan pemeliharaan saluran tersier.

Anggaran tersebut dapat bersumber dari APBN melalui BWS Sulawesi V, APBD maupun sumber pendanaan lainnya.

Dalam pengusulan peningkatan jaringan tersier, instansi terkait juga menyepakati agar penanganan diprioritaskan pada bagian hulu atau awal ruas jaringan tersier.

Langkah itu diarahkan untuk meminimalkan potensi kehilangan air sebelum air irigasi mengalir ke lahan pertanian.

AKP M. Rustan mengatakan, sinergi antarinstansi diperlukan untuk menghadapi potensi dampak El Nino, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dan petani.

“Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mengantisipasi dampak El Nino berkepanjangan. Ketersediaan air irigasi sangat penting bagi masyarakat, khususnya para petani, sehingga diperlukan perencanaan dan pengelolaan yang baik agar distribusi air dapat berjalan secara optimal,” ujar Rustan.

Ia menambahkan, Polres Polewali Mandar akan mendukung langkah pemerintah daerah dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah potensi persoalan yang dapat muncul akibat kondisi cuaca dan keterbatasan ketersediaan air.

“Polres Polewali Mandar siap mendukung upaya pemerintah daerah serta mendorong komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah, kelompok tani, dan seluruh pihak terkait. Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi permasalahan di lapangan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *