POLEWALI MANDAR — RSUD Hajjah Andi Depu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) memperkuat kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) Makassar melalui supervisi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Jumat (21/8/2026).
Supervisi dihadiri langsung Ketua Tim Supervisi FK Unhas sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. dr. Haerani Rasyid, Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unhas Prof. Firdaus, serta Ketua Program Studi Ilmu Bedah Saraf FK Unhas Prof. dr. Willy Adhimarta.
Turut hadir Sekretaris Daerah Polman sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD Hajjah Andi Depu Nursaid, perwakilan Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi FK Unhas dr. Jainal Arifin, anggota Dewan Pengawas RSUD Hajjah Andi Depu sekaligus Kepala BPKAD Polman Musyrifah Aliyah, Direktur RSUD Hajjah Andi Depu dr. Irwandi Muis, serta jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur RSUD Hajjah Andi Depu dr. Irwandi Muis memaparkan profil rumah sakit, sarana dan prasarana, serta kondisi sumber daya manusia.
Menurut Irwandi, supervisi tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kerja sama RSUD Hajjah Andi Depu dengan FK Unhas, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan kompetensi dokter peserta PPDS.
Ketua Tim Supervisi sekaligus Dekan FK Unhas Prof. dr. Haerani Rasyid mengatakan kerja sama FK Unhas dengan RSUD Hajjah Andi Depu telah terjalin sejak 2019.
Pada awal kerja sama, dukungan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dokter spesialis pulmonologi serta spesialis jantung dan pembuluh darah.
Seiring perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan, kerja sama kemudian diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis lainnya. Hingga 2023, kebutuhan dokter spesialis pulmonologi di RSUD Hajjah Andi Depu telah terpenuhi.
“Kerja sama tersebut kemudian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan spesialis lainnya,” ujar Haerani.
Saat ini, kerja sama FK Unhas dan RSUD Hajjah Andi Depu mencakup sejumlah bidang, di antaranya neurologi, bedah saraf, serta spesialis jantung dan pembuluh darah.
Memasuki 2026, RSUD Hajjah Andi Depu kembali mengusulkan pemenuhan dokter spesialis ortopedi. Sementara kebutuhan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah telah terpenuhi karena rumah sakit kini telah memiliki dokter spesialis di bidang tersebut.
Dr. Haerani mengapresiasi perkembangan RSUD Hajjah Andi Depu dalam memperkuat pelayanan kesehatan dan kompetensi tenaga medis. Menurutnya, RSUD Hajjah Andi Depu menjadi salah satu mitra FK Unhas yang terus berupaya memperkuat pengambilan keputusan klinis dan kompetensi tenaga kesehatan.
Selain melalui kerja sama pemenuhan dokter spesialis, RSUD Hajjah Andi Depu juga mulai menyiapkan sumber daya manusia melalui program pendidikan dokter spesialis.
Haerani berharap kolaborasi antara RSUD Hajjah Andi Depu dan FK Unhas terus diperkuat sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Polewali Mandar.
Sementara itu, Sekda Polman Nursaid menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tim Supervisi FK Unhas. Ia menilai supervisi tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Hajjah Andi Depu.
Menurut Nursaid, RSUD Hajjah Andi Depu memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Polewali Mandar dan wilayah Sulawesi Barat.
Meningkatnya jumlah pasien dan kasus rujukan membuat penguatan layanan dokter spesialis menjadi kebutuhan penting bagi rumah sakit.
“Kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan, terutama untuk menangani kasus-kasus yang selama ini masih harus dirujuk ke rumah sakit pendidikan di Makassar,” kata Nursaid.
Ia menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terhadap pengembangan layanan spesialis di RSUD Hajjah Andi Depu.
Nursaid juga mendorong manajemen rumah sakit untuk terus mengidentifikasi kebutuhan layanan yang belum tersedia agar dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan penguatan kerja sama bersama FK Unhas melalui program PPDS, RSUD Hajjah Andi Depu diharapkan semakin mampu meningkatkan kapasitas layanan, memperkuat kompetensi tenaga medis, serta mengurangi ketergantungan rujukan untuk kasus-kasus tertentu ke rumah sakit pendidikan di Makassar.















