JAKARTA – Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, menjadi salah satu dari 25 kepala daerah yang terpilih mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.
Program tersebut merupakan kerja sama Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). Total terdapat 75 kepala daerah yang mengikuti KPPD 2026 dan dibagi ke dalam tiga angkatan, masing-masing berjumlah 25 peserta.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Polewali Mandar, Asrif, mengatakan Samsul Mahmud telah berada di Jakarta untuk mengikuti registrasi dan pembukaan kegiatan di Gedung Panca Gatra Lemhannas RI, Selasa (14/7/2026).
“Kegiatan di Lemhannas berlangsung hingga 19 Juli. Setelah itu peserta mengikuti pendalaman materi di Singapura pada 20-26 Juli, kemudian dilanjutkan penyusunan dan pemaparan rencana aksi di BPSDM Kemendagri pada 27-29 Juli 2026,” kata Asrif.
Ia menjelaskan, KPPD dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala daerah dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan yang terus berkembang.
Melalui konsep smart governance, para peserta akan mempelajari pemanfaatan teknologi digital, big data, serta pendekatan kolaboratif guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik.
Selain pembelajaran di dalam negeri, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan akademik ke Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.
Agenda tersebut bertujuan memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dalam kebijakan publik, inovasi pemerintahan, hingga diplomasi perkotaan.
Melalui keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI, diharapkan Bupati Polewali Mandar dapat membawa berbagai inovasi dan pengalaman yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Polewali Mandar.














