POLMAN – Personel Polsek Tapango, jajaran Polres Polewali Mandar, melaksanakan monitoring dan pengamanan pasca ambruknya Jembatan Pussepang di Dusun III Pussepang, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (4/5/2026).
Peristiwa ambruknya Jembatan Pussepang terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Dugaan sementara, derasnya arus Sungai Mandar akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tapango sehari sebelumnya menyebabkan pondasi jembatan bagian timur terkikis hingga tidak mampu menopang struktur bangunan.
Kapolsek Tapango IPTU Muhammad Ishak mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami bersama personel langsung melakukan monitoring di lokasi serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati maupun melintas di area jembatan demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Untuk mencegah risiko kecelakaan, personel Polsek Tapango memasang garis polisi di sekitar lokasi guna membatasi akses masyarakat.
Jembatan Pussepang diketahui menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Tapango dengan Kecamatan Mapilli dan Kecamatan Matangnga. Akibat ambruknya jembatan tersebut, mobilitas warga terganggu dan sementara waktu masyarakat diarahkan menggunakan jalur alternatif.
Pemerintah Desa Jambu Malea juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Polewali Mandar untuk penanganan lebih lanjut.
Polsek Tapango mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas.














