Polewali Mandar – Hasil uji laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap sampel makanan dari dapur MBG di Desa Paku Kecamatan Binuang dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan kimia.
Hal itu disampaikan Tenaga Kesehatan Lingkungan Bidang P2P Dinas Kesehatan Polewali Mandar, Tasrif, saat dikonfirmasi terkait dugaan gangguan kesehatan makanan yang sempat terjadi di SDN 010 Paku beberapa waktu lalu.
Tasrif menjelaskan, sampel yang dikirim untuk diuji telah diperiksa oleh BPOM dan hasil deteksi kimianya tidak ditemukan adanya zat berbahaya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari BPOM, secara kimia hasilnya negatif,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Dinas Kesehatan, lanjut Tasrif, tetap bersikap objektif dan fokus pada hasil pemeriksaan laboratorium yang telah diterima. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam investigasi lapangan, tim telah menelusuri sejumlah sekolah penerima makanan.
Dari hasil penelusuran dilapangan, tercatat ribuan porsi makanan telah dikonsumsi, namun kejadian hanya dilaporkan di satu sekolah tertentu.
Secara data, sekitar 2.000 porsi lebih telah dikonsumsi dari total 3.700 yang dibagikan. Namun laporan kejadian hanya terjadi di satu sekolah.
Terkait dugaan adanya unsur lain seperti sabotase, Tasrif menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan pihak kepolisian.
Dinas Kesehatan memastikan komunikasi resmi terkait hasil pemeriksaan tetap melalui institusi berwenang guna menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.







