Perdana, IBI Ranting Pekkabata Resmi Dibentuk, Fokus Tekan AKI dan Stunting di Polman

POLEWALI MANDAR – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) resmi mengukuhkan Pengurus Ranting Puskesmas Pekkabata untuk pertama kalinya. Pengukuhan ini menjadi tonggak penting penguatan organisasi IBI hingga tingkat pelayanan dasar, sekaligus mempertegas komitmen bidan dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan stunting di Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan pengukuhan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar H. Mustaman, Ketua IBI Cabang Polewali Mandar Muhajirah, Camat Polewali Masrullah, Kepala UPTD Puskesmas Pekkabata Agusnawati, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Polewali Masita Masrullah.

Ketua IBI Cabang Polewali Mandar Muhajirah menjelaskan, Ranting Puskesmas Pekkabata merupakan ranting pertama yang terbentuk pada periode kedua kepengurusan IBI Cabang Polewali Mandar setelah melalui perjalanan organisasi selama hampir satu dekade.

“Ini sudah angkatan ketujuh dalam satu dekade. Baru pada periode kedua kepengurusan kami dapat membentuk ranting, dan Puskesmas Pekkabata menjadi yang pertama,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan ranting ini sangat penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke level terdepan pelayanan kesehatan. Karena menjadi ranting perdana, penguatan kapasitas dan soliditas pengurus menjadi fokus utama agar organisasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, keberadaan ranting IBI tidak sekadar melengkapi struktur organisasi, tetapi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi Polewali Mandar yang lebih sehat. Fokus utama diarahkan pada penurunan AKI, angka kematian bayi (AKB), serta pencegahan dan penurunan stunting.

“Program IBI sejalan dengan visi pemerintah daerah. Tugas utama kami adalah pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga, termasuk pelayanan KB serta pendampingan ibu hamil, baik yang normal maupun berisiko,” jelasnya.

Dalam proses pemilihan, Hasriati dipercaya sebagai Ketua Pengurus Ranting IBI Puskesmas Pekkabata. Ia didampingi Merlia sebagai Sekretaris dan Julianti sebagai Bendahara. Ketua terpilih kemudian diberikan mandat untuk melengkapi struktur kepengurusan, termasuk bidang dan seksi-seksi pendukung.

Menariknya, proses pemilihan dan pengukuhan pengurus dilaksanakan pada hari yang sama. Setelah pemilihan selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus ranting.

Dalam sambutannya, Hasriati menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjalankan organisasi secara transparan dan akuntabel.

“Kami ingin pengurus ranting benar-benar hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi nyata dalam menurunkan AKI dan stunting di wilayah kerja Puskesmas Pekkabata,” ujarnya.

Ketua IBI Cabang Polewali Mandar juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk PKK. Ia berharap PKK, khususnya Pokja IV di tingkat kecamatan dan kelurahan, dapat dilibatkan langsung dalam berbagai kegiatan ranting.

“Pelayanan kesehatan ibu dan anak tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi lintas sektor agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, IBI Cabang Polewali Mandar menargetkan pembentukan sejumlah ranting lainnya di wilayah Polewali Mandar. Tahun ini, pembentukan ranting direncanakan dimulai dari Puskesmas Pekkabata, kemudian menyusul puskesmas lain serta rumah sakit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *