POLEWALI MANDAR — Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menggelar panen raya program Lumbung Pangan Baznas di Kecamatan Mapilli, Kamis (22/1/2025).
Program ini menggarap 60 hektare lahan sawah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional berbasis zakat.
Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat mengatakan, program lumbung pangan merupakan bukti konkret bahwa zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung sektor pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga instrumen pembangunan. Melalui program ini, zakat berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi petani,” ujar Imdadun.
Ia menambahkan, program tersebut dirancang berkelanjutan dengan pendekatan pemberdayaan, sehingga petani tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi didorong menuju kemandirian ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menyambut positif program tersebut. Bupati Polman H. Samsul Mahmud menilai program lumbung pangan Baznas sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polman merupakan daerah pertanian. Program ini sangat membantu petani dan sejalan dengan arah kebijakan Presiden RI dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” kata Samsul Mahmud.
Ketua Baznas Polman H. Nurrahman menjelaskan, program lumbung pangan di Polman didukung anggaran sebesar Rp430 juta untuk pengelolaan lahan seluas 60 hektare yang dikelola langsung oleh kelompok tani penerima manfaat. Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan sarana prasarana dan sekolah tani sebagai bagian dari pendampingan.
Program ini dilaksanakan oleh dua kelompok tani di Kecamatan Mapilli dengan melibatkan Dinas Pertanian Polewali Mandar sebagai mitra teknis. Dari total luas sawah Mapilli sekitar 91,78 hektare, sebanyak 60 hektare menjadi lokasi program.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Barat Ahmad menyatakan, pengelolaan zakat secara profesional melalui program produktif seperti lumbung pangan diharapkan mampu berkontribusi dalam pengurangan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Program Lumbung Pangan Baznas merupakan program nasional tahun 2025 yang dilaksanakan di 16 lokasi di Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Panen raya di Desa Mapilli Barat tersebut dihadiri Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Sekretaris Daerah Polman Nursaid Mustafa, unsur Baznas Provinsi Sulbar, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan kelompok tani.






