Diasuh Nenek dengan Keterbatasan Ekonomi, Pemda dan Relawan Bersinergi Bantu Bayi Annisah

Foto: Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar.

POLMAN, DelikSulbar.com — Bayi Annisah yang baru berusia tiga bulan kini menjalani hari-harinya dalam asuhan sang nenek, Sadiana (65), di Dusun Lamimmisang, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Hidup dalam keterbatasan ekonomi, keluarga kecil ini mendapat perhatian dan pendampingan dari pemerintah daerah bersama relawan sosial.

Annisah merupakan putri dari pasangan Derman dan almarhumah Jumiati. Ibunda Annisah meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026) akibat sakit pascamelahirkan.

Sejak kepergian sang ibu, Annisah diasuh oleh neneknya yang sudah lanjut usia, dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Kondisi keluarga sempat memprihatinkan. Kebutuhan dasar bayi seperti susu dan popok sering kali tidak terpenuhi. Bahkan, susu bayi pernah dicampur dengan air sumur yang keruh meski telah dimasak terlebih dahulu, akibat keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang tidak layak.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Sosial bersama unsur lintas sektor dan relawan sosial bergerak cepat melakukan penjangkauan sosial, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan Camat Luyo, Puskesmas Batupanga, pemerintah desa, perwakilan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, serta relawan sosial SJS, RELIGI, dan GPP.

Rombongan turun langsung ke rumah keluarga Annisah untuk melihat kondisi riil sekaligus menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok bayi dan uang tunai. Bantuan juga diserahkan sebagai santunan pribadi dari Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, disertai donasi dari para relawan.

Saat ini, Annisah dirawat oleh ayah kandungnya, Derman (27), yang bekerja sebagai buruh koprah dengan penghasilan tidak menentu, bersama sang nenek. Selain persoalan ekonomi, kondisi sanitasi dan sumber air bersih di rumah keluarga ini juga menjadi perhatian serius.

Ibu Camat Luyo menyampaikan bahwa Bupati Polewali Mandar berencana memberikan bantuan santunan pribadi berupa pembangunan sumur dan WC, mengingat sumur yang digunakan keluarga sudah tidak layak pakai.

Berdasarkan hasil asesmen Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), keluarga Annisah masuk kategori rentan dan layak mendapatkan pendampingan berkelanjutan.

Dinas Sosial akan memfasilitasi penerbitan dokumen kependudukan, mengusulkan bantuan permakanan bagi lansia rentan melalui APBD 2026, serta menilai kelayakan pengusulan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sinergi lintas sektor dan relawan ini diharapkan menjadi langkah awal perlindungan dan pemulihan sosial bagi bayi Annisah, sekaligus memperkuat kolaborasi kemanusiaan di Kabupaten Polewali Mandar.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *