KriminalPolisi

Kasus Kematian di Campalagian, Polisi Temukan Kabel Diduga Penyebab Sengatan Listrik

×

Kasus Kematian di Campalagian, Polisi Temukan Kabel Diduga Penyebab Sengatan Listrik

Sebarkan artikel ini
Sumber foto: Humas Polres Polman

Polres Polman,– Seorang warga di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (12/4/2026) malam. Korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik di area kamar mandi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA di Dusun Sengkae, Desa Katumbangan Lemo. Kejadian ini pertama kali terungkap setelah pihak keluarga merasa curiga karena korban tidak merespons saat dihubungi.

Ibu kandung korban kemudian mendatangi rumah tersebut untuk memastikan kondisi anaknya. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di kamar mandi dan sudah dalam kondisi kaku.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Campalagian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan bahan keterangan. Tak lama berselang, tim gabungan dari Polres Polewali Mandar yang dipimpin oleh Pamapta IPDA Mochamad Nursatrya bersama Kaur Identifikasi AIPTU Mayung Arifin turut tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui bernama Amy Anwar (28), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Dusun Sengkae. Petugas juga melibatkan pihak Puskesmas Katumbangan Lemo untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.

Hasil pemeriksaan medis sementara menyebutkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian lengan kanan dan kiri yang diduga akibat sengatan listrik.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan kabel yang melintang di pintu kamar mandi. Kabel tersebut diduga menjadi sumber aliran listrik yang menyebabkan korban tersengat. Barang bukti berupa kabel terminal kemudian diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penanganan kasus ini telah dilakukan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat sengatan listrik di dalam rumah.

Meski demikian, aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur lain dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam berita acara resmi yang ditandatangani oleh pihak keluarga serta disaksikan oleh pemerintah desa setempat.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik di rumah serta memastikan seluruh perangkat dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *