MAMUJU, DelikSulbar.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Nehru Sagena, membuka kegiatan Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) dan Analisis Daya Tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Tammajarra Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulbar itu bertujuan menyusun juknis SPMB yang lebih terarah dan berbasis data.
Dalam sambutannya, Nehru mengatakan bahwa bimbingan teknis tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Barat.
Menurut dia, penyusunan juknis dan analisis daya tampung harus disesuaikan dengan kondisi riil serta kebutuhan daerah agar pelaksanaan SPMB berjalan optimal.
“Kami mengapresiasi BPMP dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga hasil bimbingan teknis ini dapat mendukung pelaksanaan SPMB Tahun 2026 yang transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” kata Nehru.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menjamin pemerataan akses pendidikan di Sulawesi Barat.
Melalui penyusunan juknis dan analisis daya tampung yang matang, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026–2027 diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat serta memberikan kepastian layanan pendidikan bagi calon peserta didik.(Rls:Kd)







